Untuk seluruh 'Dewa'
Gw sudah mencermati dan suka Dewa semenjak album pertama. Baik dengan Ari Lasso maupun Once, Dewa selama ini memang Ok.
Gw udah dgr juga album 'Laskar Cinta'. Walau agak kaget, Gw its' Ok saja dengan gaya musik di album ini. Pasti banyak yang sependapat, kalo album ini amat mirip dengan lagu-lagu Ahmad Band. Bedanya, sentuhan bass Yuke yang memang OK. Andra juga lebih eksplore kayaknya..
Tapi, coba simak isian drum Tyo.. Bener2 parah.. Tyo sama sekali gak menawarkan apa pun yang baru di album ini. Hampir di seluruh lagu, Tyo main ala kadarnya.
Kalo boleh jujur, (maaf untuk cewek2 yang tergila2 dengan tampang Tyo), cowok manis ini memang belum pantas bergabung di Dewa. Kelemahan permainannya, agak tertutup ketika main di album sebelumnya. Kenapa? Karena semua ilmu yang dipelajarinya di Amerika (walau gak berhasil menamatkan sekolah drumnya) sudah dihabiskan di dua album sebelumnya. Untuk album ini, Tyo udah kehabisan ilmu. Ketukannya banyak yang sama dengan lagu2 di album 'Cintailah Cinta'.
Mungkin ada sedikit alasan yang bisa meringankan 'dosa' Tyo itu. Katanya tangannya sakit (apa bener nih Pak Dhani??). Tapi tetep saja, dia masih bisa ngisi sesi drum kan? Jadi 'kebegoan' itu, tak bisa karena alasan sakit tangan. Begitu tangannya sudah bisa memukul drum, talenta seorang drumer yang OK pasti akan terlihat. Maksudnya, kalo emang dasarnya hebat, begitu dia memukul drum, yang keluar adalah pukulan yang punya 'rasa'. Bukan pukulan 'murahan' seperti itu.
Gw tak masalah (walau banyak yang bilang arogan) kalau Dhani seenaknya membongkar pasang personil Dewa. Emang dia yang 'punya' Dewa kok.
Tapi, Tyo ini emang sudah belagu sejak awal. Main belom seberapa, sudah berani bilang kalau kualitas mainnya gak cocok dengan Erwin. Gara2 ini Erwin dikeluarkan dari Dewa. Emang ada benarnya, kalo gak cocok. Erwin hebat, Tyo (saya akan memasukkan kata yang tidak sopan. berarti saya tidak tahu aturan : FILTER FORUM)..
Untungnya, Yuke yang gantiin Erwin tak kalah hebatnya. Jadi tetap timpang kan.. bassis-nya hebat2, tapi drumer gak sanggup melayani.
Sejarahnya, kualitas drumer Dewa (juga Ahmad Band) itu, selalu diisi dengan drumer kualitas pertama Indonesia. Siapa yang gak kenal Aksan Syuman. Menurut gw, dia termasuk 10 drumer Indonesia terbaik saat ini. Pukulannya benar2 punya 'rasa' yang gw bilang tadi. Coba bandingkan ketukan2nya di album Pandawa Lima dengan ketukan Tyo di album ini. Aduuuuhhhh.....
Sayangnya Aksan dikeluarkan dengan alasan permainannya terlalu 'jazzy'. Sehingga dianggap 'Sang Raja Dhani' beda konsep dengan Dewa. Sekali lagi, gak masalah. Tapi, mbok ya, selektif memilih penggantinya.
Setidaknya, kualitasnya hampir setara Rere atau Ronald deh.. Walau hanya menjadi additional player di album 'Format Masa Depan' dan 'Terbaik Terbaik', tapi mereka memberi arti besar untuk memperkaya lagu2 Dewa ketika itu.
Sekarang, udah punya drumer.. malah loyo..
Maaf Tyo (dan cewek2 pemujanya), isian drum Anda di album kemarin, sebenarnya semuanya bisa digantikan dengan program drum..
Jadi percuma saja Dewa punya drumer.. Mending, ganti dengan yang berkualitas. Untuk Tyo (cewek2 pemujanya pasti akan marah2 jika baca tulisan ini), sebaiknya sembuhin dulu tangannya... (kaki juga?) Jika emang gak bakat main drum.. kamu sebaiknya jadi model saja.. terus ntar, maen sinetron...
cakep begitu kan sayang.. lagian, cewek2 tetep akan histeris kok melihat tampang mu...
Dewa bukan Boy Band yang menomorsatukan tampang dan menomorduakan kualitas kan
Sori kalo ada yang beda pendapat dengan komentar ini. Tapi kita boleh beda pendapat kan? Namanya saja negara demokrasi.. juga harus berdemokrasi di musik..
Salam,
Hend Musik
kalo menurut aku, Tyo sama Dewa tuh sebenarnya sudah nggak seidealis. Gaya permainannya beda. Tyo sebenernya tu drummer pol hebat lho.
cuma, ya karena nggak bisa padu aja alirannya. Kalo gaya maennya Tyo keliatannya gitu2 aja, maklum. Tyo menyuguhkan gaya permainan sedemikian rupa buat Dewa, maksudnya gaya mainnya belum total.
coba kalo Tyo sama Dewa udah klop. kemampuan Tyo bisa tereksplorasi seluruhnya