<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[Official Forum Baladewa - All Forums]]></title>
		<link>http://www.dewa19.com/forums/</link>
		<description><![CDATA[Official Forum Baladewa - http://www.dewa19.com/forums]]></description>
		<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 12:37:19 -0500</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[Rumah Dul disita?!?!?!]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8939</link>
			<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 06:34:43 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8939</guid>
			<description><![CDATA[Udah pada liat infotainment mengenai sita harta marital yang dimenangkan Maia? mungkin tahu hal itu akan terjadi, di depan rumah Big Boss ada tulisan "Rumah Ini Milik Abdul Qodir Jaelani, Tidak Ada Satu Iblis Pun Yang Bisa Merampas", yang jadi pertanyaan gue kalo rumah itu milik Dul, Al sama El dapet apa ya? Dul jadi bocah terkaya nih punya rumah miliaran rupiah]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Udah pada liat infotainment mengenai sita harta marital yang dimenangkan Maia? mungkin tahu hal itu akan terjadi, di depan rumah Big Boss ada tulisan "Rumah Ini Milik Abdul Qodir Jaelani, Tidak Ada Satu Iblis Pun Yang Bisa Merampas", yang jadi pertanyaan gue kalo rumah itu milik Dul, Al sama El dapet apa ya? Dul jadi bocah terkaya nih punya rumah miliaran rupiah]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Once Serahkan Mobil Bagi Pemenang 'NSP Campaign]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8938</link>
			<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 05:59:01 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8938</guid>
			<description><![CDATA[ Pemenang RBT Once Dewa untuk lagu Kucintaimu Apa Adanya 'NSP Campaign' - pendownload 1212 periode akhir tahun 2007, jatuh pada seorang gadis asal Bengkulu bernama Yuli Hany Susilawati. 'NSP Campaign' adalah program kerja sama label rekaman Aquarius dengan Kapanlagi.com. Untuk itu, Yuli berhak mendapatkan satu unit mobil Honda Jazz.<br />
<br />
Yuli (20 tahun) adalah seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Ekonomi Perbankan Islam, putri kedua pasangan Sugioto, SH, dan Nunuk Sutilak. Saat pertama kali dihubungi soal kemenangannya, Yuli mengaku sempat tak percaya.<br />
<br />
"Sekitar empat bulan yang lalu aku dihubungi oleh pihak Aquarius. Sampai beberapa kali mereka menghubungi aku dan akhirnya aku mengganti nomor handphone sampai dua bulan. Setelah dua bulan aku coba aktifkan lagi nomor yg lama, ternyata dari Aquarius melalui Mbak Ayu itu menghubungi lagi. Ditambah dari pihak Honda juga menghubungi aku, baru aku percaya," kenang Yuli di Pizza Cafe Menteng, Jakarta, Selasa (26/8).<br />
<br />
Soal berkas-berkas yang menunjukkan kemenangannya, Yuli mengaku tak menerimanya. Karena berkas-berkas tersebut ditujukan ke alamat rumahnya di Bengkulu. Sementara Yuli sendiri saat itu kuliah dan tinggal di Yogya.<br />
<br />
"Oh, aku nggak dapet," kata Yuli soal berkas-berkas tersebut. "Iya, KTP Yuli alamatnya masih Bengkulu. Jadi faktur pembelian sampainya ke alamat rumah (Bengkulu). Jadi Yuli nggak pernah mengetahui. Tapi akhirnya saya kasih tau ke Yuli, kalau hadiah itu benar, bukan penipuan," kata ibunya menimpali.<br />
<br />
Dan saat mengetahui bahwa Once menyempatkan diri untuk datang dalam serah terima hadiah tersebut, Yuli mengaku kaget. "Aku kaget aja, soalnya waktu dikasih tau hanya mendapat Honda Jazz. Tapi begitu aku ke Jakarta, yang memberikan hadiahnya Mas Once langsung. Jadi surprise banget. Aku masih gemeteran," akunya.<br />
<br />
Dalam acara serah terima hadiah tersebut, Once menyampaikan rasa bahagianya, karena lagu-lagunya masih mendapat tempat dalam hati para penikmat musik tanah air. "Ini suatu kebanggaan juga buat saya, karena ternyata masih banyak yang menggunakan lagu saya. Ya, selamat buat Yuli aja," kata Once.<br />
<br />
Acara tersebut dilangsungkan di Pizza Cafe Menteng, Jakarta. Kedua orang tua Yuli bertolak dari Bengkulu langsung menuju Jakarta dan Yuli berangkat dari Yogya. Mereka kemudian bertemu di bandara. Yuli mendapatkan hadiah satu unit mobil Honda Jazz berwarna putih dan bernomor polisi BD 1033 AF, kode plat nomor Bengkulu. (kpl/hen/bun)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ Pemenang RBT Once Dewa untuk lagu Kucintaimu Apa Adanya 'NSP Campaign' - pendownload 1212 periode akhir tahun 2007, jatuh pada seorang gadis asal Bengkulu bernama Yuli Hany Susilawati. 'NSP Campaign' adalah program kerja sama label rekaman Aquarius dengan Kapanlagi.com. Untuk itu, Yuli berhak mendapatkan satu unit mobil Honda Jazz.<br />
<br />
Yuli (20 tahun) adalah seorang mahasiswi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Fakultas Ekonomi Perbankan Islam, putri kedua pasangan Sugioto, SH, dan Nunuk Sutilak. Saat pertama kali dihubungi soal kemenangannya, Yuli mengaku sempat tak percaya.<br />
<br />
"Sekitar empat bulan yang lalu aku dihubungi oleh pihak Aquarius. Sampai beberapa kali mereka menghubungi aku dan akhirnya aku mengganti nomor handphone sampai dua bulan. Setelah dua bulan aku coba aktifkan lagi nomor yg lama, ternyata dari Aquarius melalui Mbak Ayu itu menghubungi lagi. Ditambah dari pihak Honda juga menghubungi aku, baru aku percaya," kenang Yuli di Pizza Cafe Menteng, Jakarta, Selasa (26/8).<br />
<br />
Soal berkas-berkas yang menunjukkan kemenangannya, Yuli mengaku tak menerimanya. Karena berkas-berkas tersebut ditujukan ke alamat rumahnya di Bengkulu. Sementara Yuli sendiri saat itu kuliah dan tinggal di Yogya.<br />
<br />
"Oh, aku nggak dapet," kata Yuli soal berkas-berkas tersebut. "Iya, KTP Yuli alamatnya masih Bengkulu. Jadi faktur pembelian sampainya ke alamat rumah (Bengkulu). Jadi Yuli nggak pernah mengetahui. Tapi akhirnya saya kasih tau ke Yuli, kalau hadiah itu benar, bukan penipuan," kata ibunya menimpali.<br />
<br />
Dan saat mengetahui bahwa Once menyempatkan diri untuk datang dalam serah terima hadiah tersebut, Yuli mengaku kaget. "Aku kaget aja, soalnya waktu dikasih tau hanya mendapat Honda Jazz. Tapi begitu aku ke Jakarta, yang memberikan hadiahnya Mas Once langsung. Jadi surprise banget. Aku masih gemeteran," akunya.<br />
<br />
Dalam acara serah terima hadiah tersebut, Once menyampaikan rasa bahagianya, karena lagu-lagunya masih mendapat tempat dalam hati para penikmat musik tanah air. "Ini suatu kebanggaan juga buat saya, karena ternyata masih banyak yang menggunakan lagu saya. Ya, selamat buat Yuli aja," kata Once.<br />
<br />
Acara tersebut dilangsungkan di Pizza Cafe Menteng, Jakarta. Kedua orang tua Yuli bertolak dari Bengkulu langsung menuju Jakarta dan Yuli berangkat dari Yogya. Mereka kemudian bertemu di bandara. Yuli mendapatkan hadiah satu unit mobil Honda Jazz berwarna putih dan bernomor polisi BD 1033 AF, kode plat nomor Bengkulu. (kpl/hen/bun)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[GRAND FINAL SPRITE D' PLONK ON TPI TONIGHT]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8937</link>
			<pubDate>Thu, 28 Aug 2008 04:42:37 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8937</guid>
			<description><![CDATA[GRAND FINAL SPRITE D'PLONK ON TPI<br />
<br />
SAKSIKAN GRAND FINAL SPRITE D'PLONK,<br />
<br />
HARI : KAMIS,28 AGUSTUS 08<br />
WAKTU : 22.00 WIB<br />
TEMPAT : TPI<br />
<br />
ARTIST LIST :<br />
1.AHMAD DHANI<br />
2.MULAN JAMEELA<br />
3.THE ROCK INDONESIA<br />
4.DEWI DEWI<br />
<br />
JANGAN SAMPAI KELEWATAN!!!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[GRAND FINAL SPRITE D'PLONK ON TPI<br />
<br />
SAKSIKAN GRAND FINAL SPRITE D'PLONK,<br />
<br />
HARI : KAMIS,28 AGUSTUS 08<br />
WAKTU : 22.00 WIB<br />
TEMPAT : TPI<br />
<br />
ARTIST LIST :<br />
1.AHMAD DHANI<br />
2.MULAN JAMEELA<br />
3.THE ROCK INDONESIA<br />
4.DEWI DEWI<br />
<br />
JANGAN SAMPAI KELEWATAN!!!]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Salam Kenal Baladewa seluruh dunia]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8936</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 23:17:23 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8936</guid>
			<description><![CDATA[ALooo Baladewa semua salam kenal, gw bala dewa dari Semarang,.... semoga forum ini bisa jadi sarana pemersatu Baladewa di seluruh dunia, BTW gw slalu liat obrolan kalian di forum ini tiap hari sebelum gw mulai kerja.... Sekali lagi salam persaudaraan buat para Baladewa]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[ALooo Baladewa semua salam kenal, gw bala dewa dari Semarang,.... semoga forum ini bisa jadi sarana pemersatu Baladewa di seluruh dunia, BTW gw slalu liat obrolan kalian di forum ini tiap hari sebelum gw mulai kerja.... Sekali lagi salam persaudaraan buat para Baladewa]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Salam Kenal]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8935</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 22:58:37 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8935</guid>
			<description><![CDATA[Haloo Baladewa seluruh dunia, salam kenal, hampir tiap hari gw liat obrolan kalian di forum ini, cuman baru gabung sekarang pengen juga ikut nimbrung di forum ini, gw baladewa dari Semarang smoga kita jadi lebih akrab.....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Haloo Baladewa seluruh dunia, salam kenal, hampir tiap hari gw liat obrolan kalian di forum ini, cuman baru gabung sekarang pengen juga ikut nimbrung di forum ini, gw baladewa dari Semarang smoga kita jadi lebih akrab.....]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[absen The best of republik cinta artists]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8934</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 19:07:45 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8934</guid>
			<description><![CDATA[bagi yang sudah beli, absen dong !!!<br />
aku dah beli cd dan kasetnya]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[bagi yang sudah beli, absen dong !!!<br />
aku dah beli cd dan kasetnya]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[.::Foto2 Dewa19 Konser Sejuta Cinta Dewa19 di Makassar (11 Agustus 2006)::.]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8933</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 07:26:11 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8933</guid>
			<description><![CDATA[Lagi nyari2 foto pesenannya Stormy... Eh taunya ketemu ini... Ya udah dishare aja deh walaupun lambret...:D  :D]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Lagi nyari2 foto pesenannya Stormy... Eh taunya ketemu ini... Ya udah dishare aja deh walaupun lambret...:D  :D]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Salam KenaL]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8932</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 05:16:11 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8932</guid>
			<description><![CDATA[Salam kenal untuk seluruh baladewa-baladewi seluruh indonesia<br />
<br />
Love, Love And Love......]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Salam kenal untuk seluruh baladewa-baladewi seluruh indonesia<br />
<br />
Love, Love And Love......]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Salam KenaL]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8931</link>
			<pubDate>Wed, 27 Aug 2008 03:31:34 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8931</guid>
			<description><![CDATA[Rekan2 BalaDewa Seluruh negeri salam kenal ya..<br />
<br />
Salam Hangat<br />
LOve, Love And Love]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Rekan2 BalaDewa Seluruh negeri salam kenal ya..<br />
<br />
Salam Hangat<br />
LOve, Love And Love]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[:::Selamat Ulang Tahun yang ke -73 buat Papa Eddy Abdul Manaf:::]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8930</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 21:14:27 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8930</guid>
			<description><![CDATA[<br />
Selamat Ulang Tahun yang ke-73 ya Om... Semoga cepat sembuh & diberikan umur yang berkah oleh Allah SWT...<br />
<br />
Duh senangnya walaupun sedang terbaring sakit... Tapi perayaan Ulang Tahun kecil2an yang diadakan di salah satu kamar Rumah Sakit Pondok Indah bisa dihadiri oleh cucu2nya (Al, El, Dul, anaknya mbak Dian, & Adelia) dan tentu saja kehadiran Master Mister Ahmad Dhani<br />
<br />
Source: Indotaiment Was-Was (27 Agustus 2008)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<br />
Selamat Ulang Tahun yang ke-73 ya Om... Semoga cepat sembuh & diberikan umur yang berkah oleh Allah SWT...<br />
<br />
Duh senangnya walaupun sedang terbaring sakit... Tapi perayaan Ulang Tahun kecil2an yang diadakan di salah satu kamar Rumah Sakit Pondok Indah bisa dihadiri oleh cucu2nya (Al, El, Dul, anaknya mbak Dian, & Adelia) dan tentu saja kehadiran Master Mister Ahmad Dhani<br />
<br />
Source: Indotaiment Was-Was (27 Agustus 2008)]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[.: Mohon Doa Kesembuhan buat Papa Eddy Abdul Manaf:.]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8929</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 20:42:06 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8929</guid>
			<description><![CDATA[Teman2 Baladewa-Baladewi tadi di Infotaiment Was-Was (edisi 27 Agustus 2008) Papa Eddy Abdul Manaf terbaring sakit di Rumah Sakit Pondok Indah karena penyakit komplikasi (Osteoporosis, dll) <br />
<br />
Semoga cepat sembuh ya... Om...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Teman2 Baladewa-Baladewi tadi di Infotaiment Was-Was (edisi 27 Agustus 2008) Papa Eddy Abdul Manaf terbaring sakit di Rumah Sakit Pondok Indah karena penyakit komplikasi (Osteoporosis, dll) <br />
<br />
Semoga cepat sembuh ya... Om...]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[&gt;&gt;&gt;SPESIFIKASI GITAR DHANI AND ANDRA&lt;&lt;&lt;]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8928</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 08:04:27 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8928</guid>
			<description><![CDATA[Andra and Dhani of Dewa 19<br />
<br />
Yes, they're gods to some. Yes, they sold millions of cds. Yes, they use ridiculous amount of forever-changing gears. Yes, they're rich. And yes, they're here a lot.<br />
<br />
No, we didn't get to interview them. And no, there were no additional controversy either<br />
We just happened to be there when they were promoting Republik Cinta. So we share.<br />
<br />
Andra's rig<br />
<br />
(Above)Mesa/Boogie Dual Rectifier Solo Head<br />
Mesa/Boogie Single Rectifier Solo Head<br />
Effects (clockwise) :<br />
Voodoo Lab's Pedal Power 2<br />
Boss TU-2 Chromatic Tuner<br />
Morley Power Wah (discontinued)<br />
Digitech WH-4 Whammy<br />
Ibanez TS-9 Tube Screamer<br />
Line 6 DL4 Delay Modeler<br />
Line 6 AM4 Amp Modeler (discontinued)<br />
<br />
Main guitars :<br />
<br />
(in front) Paul Reed Smith Singlecut (Black Cherry)<br />
<br />
(behind) Paul Reed Smith Custom 22 (McCarty Sunburst)<br />
<br />
Both pick-ups (stock)<br />
<br />
<br />
Dhani's rig<br />
<br />
Main guitar :<br />
Paul Reed Smith Santana II (Ruby)<br />
Pick-ups (stock)<br />
<br />
Amp (not shown) :<br />
Mesa Boogie Dual Rectifier Solo Head<br />
<br />
Effects :<br />
Boss TU-2 Chromatic Tuner<br />
Dunlop Original Crybaby wah<br />
Boss SD-1 Super Overdrive<br />
unknown compact pedal<br />
another unknown pedal<br />
Boss DD-3 Digital Delay<br />
<br />
* both use 4x12 Mesa Rectifier Standard straight cabs loaded with Celestion Vintage 30s.<br />
<br />
As we know, they use a lot of different stuff for different occasions, these are taken circa Republik Cinta's (the album) era. To know more about 'em and the equipments, google up dudes.<br />
<br />
http://tonemecha.blogspot.com/]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Andra and Dhani of Dewa 19<br />
<br />
Yes, they're gods to some. Yes, they sold millions of cds. Yes, they use ridiculous amount of forever-changing gears. Yes, they're rich. And yes, they're here a lot.<br />
<br />
No, we didn't get to interview them. And no, there were no additional controversy either<br />
We just happened to be there when they were promoting Republik Cinta. So we share.<br />
<br />
Andra's rig<br />
<br />
(Above)Mesa/Boogie Dual Rectifier Solo Head<br />
Mesa/Boogie Single Rectifier Solo Head<br />
Effects (clockwise) :<br />
Voodoo Lab's Pedal Power 2<br />
Boss TU-2 Chromatic Tuner<br />
Morley Power Wah (discontinued)<br />
Digitech WH-4 Whammy<br />
Ibanez TS-9 Tube Screamer<br />
Line 6 DL4 Delay Modeler<br />
Line 6 AM4 Amp Modeler (discontinued)<br />
<br />
Main guitars :<br />
<br />
(in front) Paul Reed Smith Singlecut (Black Cherry)<br />
<br />
(behind) Paul Reed Smith Custom 22 (McCarty Sunburst)<br />
<br />
Both pick-ups (stock)<br />
<br />
<br />
Dhani's rig<br />
<br />
Main guitar :<br />
Paul Reed Smith Santana II (Ruby)<br />
Pick-ups (stock)<br />
<br />
Amp (not shown) :<br />
Mesa Boogie Dual Rectifier Solo Head<br />
<br />
Effects :<br />
Boss TU-2 Chromatic Tuner<br />
Dunlop Original Crybaby wah<br />
Boss SD-1 Super Overdrive<br />
unknown compact pedal<br />
another unknown pedal<br />
Boss DD-3 Digital Delay<br />
<br />
* both use 4x12 Mesa Rectifier Standard straight cabs loaded with Celestion Vintage 30s.<br />
<br />
As we know, they use a lot of different stuff for different occasions, these are taken circa Republik Cinta's (the album) era. To know more about 'em and the equipments, google up dudes.<br />
<br />
http://tonemecha.blogspot.com/]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[DHANI SAYS : &quot;Lek wis mari ngombe bir terus ngombe banyu putih, dadine halal]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8927</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 07:40:32 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8927</guid>
			<description><![CDATA[DHANI SAYS : "Lek wis mari ngombe bir terus ngombe banyu putih, dadine halal<br />
<br />
TADI WAKTU AKU JALAN2 DI GOOGLE AKU NEMU BLOG INI..<br />
<br />
 Dewa 19, adalah band pertama kali yang saya kenal. Pertama kali pula saya jatuh cinta dengan musik, khususnya musik dalam negeri. Ya, saat kelas dua SMA (th 1997), Dewa 19 (formasi Ari Lasso sebagai Voc) manggung di GOR Kaliwates, Jember.<br />
Kebetulan, karib saya, Lukman Hakim mengajak untuk menonton konser Dewa 19. Ajakan Lukman saya kabulkan. Menariknya, nonton konser Dewa 19 yang kali pertama itu, pertama kali juga saya 'membobol' tempat konser, alias tidak membeli karcis. Bodohnya lagi, perilaku tersebut menjadi kebiasaan. Saya tidak tahu lagi, berapa konser yang saya tonton tanpa merogoh kocek. (maaf mas-mba panitia ya. kebanyakan panitia dari senat mahasiswa Univ Jember).<br />
Pengalaman paling buruk, dan terakhir kali di Jember, saat pementasan Jamrud. Kebetulan kala itu, persis habis pelulusan SMA. Dengan semangat kegembirian pelulusan SMA, saya dan kawan-kawan mengulangi kebiasaan buruk, 'mbobol tempat konser'. Apesnya, tempat yang biasa kami lewati (teralis besi di gor kita cabuti, agar bisa masuk badan kita) ternyata di bawahnya sudah bersiap-siap para aparat keamanan. Nampaknya 'gerakan' saya dkk terendus panitia. Al hasil, kami di'arak' para polisi keliling booth GOR sambil jongkok. Malunya minta ampun. Untungnya, saat itu masih belum dimulai konser sehingga para penonton masih belum banyak. Untungnya lagi, hari itu adalah hari terakhir di sekolah, pikiran kami saat itu " bila pun ketemu para guru dan kawan, tidak bakal ketemu lagi kok". he,he<br />
Berkat hobi mbrobos tadi, saya mulai berkenalan dengan band-band tanah air. tak terkecuali Dewa 19 menjadi band favorit. Setiap pemberitaan tentang Dewa 19 dan personilnya, tak pernah luput saya pelototi. Singkat cerita, awal menginjakkan kaki di Jakarta, saya langsung hunting nomor Ahmad Dhani (pentolan Dewa19). Singkatnya, saya dapat menghubungi langsung ybs. Surprise dan bangga juga. Sekadar informasi, saat itu Dewa 19 mengalami kevakuman alias tidak seheboh saat ini.<br />
Hubungan saya dengan Dhani terus terjalin. Tidak hanya dengan Dhani, hubungan juga merembet dengan salah satu 'mentor spritual'nya, Ustadz Hasan. Ia juga saya daulat menjadi 'guru spritual'. Terus terang, awal menginjakkan kaki di Jakarta, nuansa spritual dalam diri terasa kering. Ungkapan yang khas dan selalu teringat dari Ust Hasan adalah "temukan Aku". Hubungan semakin menunjukkan titik kulminasi, puncaknya saat Dhani 'dikeroyok' laskar Islam, Front Pembela Islam (FPI) atas kasus kaligrafi, saya dan beberapa kawan sempat 'mengadvokasi' Dhani.<br />
Foto di atas diambil saat saya berkunjung di cafe milik Dhani; The Rock Cafe. Saat itu Dhani sempat berujar "Lek wis mari ngombe bir terus ngombe banyu putih, dadine halal,(kalau minum bir tapi kemudian minum air putih jadinya halal hukumnya)" katanya sambil mengatakan, bahwa pernyataan tersebut dari sahabat nabi Umar Ibnu al-Khathhab. wallahu a'lam.<br />
Ala kulli haal, Dhani yang fenomenal dalam beberapa hal, patut menjadi inspirasi. Setidaknya 'anak kampung' yang kini menjadi 'PRESIDEN REPUBLIK CINTA'! Salute!<br />
<br />
http://ferdian-andi.blogspot.com/2007_11...chive.html]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[DHANI SAYS : "Lek wis mari ngombe bir terus ngombe banyu putih, dadine halal<br />
<br />
TADI WAKTU AKU JALAN2 DI GOOGLE AKU NEMU BLOG INI..<br />
<br />
 Dewa 19, adalah band pertama kali yang saya kenal. Pertama kali pula saya jatuh cinta dengan musik, khususnya musik dalam negeri. Ya, saat kelas dua SMA (th 1997), Dewa 19 (formasi Ari Lasso sebagai Voc) manggung di GOR Kaliwates, Jember.<br />
Kebetulan, karib saya, Lukman Hakim mengajak untuk menonton konser Dewa 19. Ajakan Lukman saya kabulkan. Menariknya, nonton konser Dewa 19 yang kali pertama itu, pertama kali juga saya 'membobol' tempat konser, alias tidak membeli karcis. Bodohnya lagi, perilaku tersebut menjadi kebiasaan. Saya tidak tahu lagi, berapa konser yang saya tonton tanpa merogoh kocek. (maaf mas-mba panitia ya. kebanyakan panitia dari senat mahasiswa Univ Jember).<br />
Pengalaman paling buruk, dan terakhir kali di Jember, saat pementasan Jamrud. Kebetulan kala itu, persis habis pelulusan SMA. Dengan semangat kegembirian pelulusan SMA, saya dan kawan-kawan mengulangi kebiasaan buruk, 'mbobol tempat konser'. Apesnya, tempat yang biasa kami lewati (teralis besi di gor kita cabuti, agar bisa masuk badan kita) ternyata di bawahnya sudah bersiap-siap para aparat keamanan. Nampaknya 'gerakan' saya dkk terendus panitia. Al hasil, kami di'arak' para polisi keliling booth GOR sambil jongkok. Malunya minta ampun. Untungnya, saat itu masih belum dimulai konser sehingga para penonton masih belum banyak. Untungnya lagi, hari itu adalah hari terakhir di sekolah, pikiran kami saat itu " bila pun ketemu para guru dan kawan, tidak bakal ketemu lagi kok". he,he<br />
Berkat hobi mbrobos tadi, saya mulai berkenalan dengan band-band tanah air. tak terkecuali Dewa 19 menjadi band favorit. Setiap pemberitaan tentang Dewa 19 dan personilnya, tak pernah luput saya pelototi. Singkat cerita, awal menginjakkan kaki di Jakarta, saya langsung hunting nomor Ahmad Dhani (pentolan Dewa19). Singkatnya, saya dapat menghubungi langsung ybs. Surprise dan bangga juga. Sekadar informasi, saat itu Dewa 19 mengalami kevakuman alias tidak seheboh saat ini.<br />
Hubungan saya dengan Dhani terus terjalin. Tidak hanya dengan Dhani, hubungan juga merembet dengan salah satu 'mentor spritual'nya, Ustadz Hasan. Ia juga saya daulat menjadi 'guru spritual'. Terus terang, awal menginjakkan kaki di Jakarta, nuansa spritual dalam diri terasa kering. Ungkapan yang khas dan selalu teringat dari Ust Hasan adalah "temukan Aku". Hubungan semakin menunjukkan titik kulminasi, puncaknya saat Dhani 'dikeroyok' laskar Islam, Front Pembela Islam (FPI) atas kasus kaligrafi, saya dan beberapa kawan sempat 'mengadvokasi' Dhani.<br />
Foto di atas diambil saat saya berkunjung di cafe milik Dhani; The Rock Cafe. Saat itu Dhani sempat berujar "Lek wis mari ngombe bir terus ngombe banyu putih, dadine halal,(kalau minum bir tapi kemudian minum air putih jadinya halal hukumnya)" katanya sambil mengatakan, bahwa pernyataan tersebut dari sahabat nabi Umar Ibnu al-Khathhab. wallahu a'lam.<br />
Ala kulli haal, Dhani yang fenomenal dalam beberapa hal, patut menjadi inspirasi. Setidaknya 'anak kampung' yang kini menjadi 'PRESIDEN REPUBLIK CINTA'! Salute!<br />
<br />
http://ferdian-andi.blogspot.com/2007_11...chive.html]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[REAL WANTED]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8926</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 06:58:24 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8926</guid>
			<description><![CDATA[HELP ME!!!!!!!<br />
<br />
<br />
SAPA YANG PUNYA GAMBAR/FOTO MAS DHANI PAKE BLANGKON??????<br />
MINTA!!!!!!<br />
BUTUH CEPAT......<br />
DI BANTU YA!!!!!<br />
THANKS]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[HELP ME!!!!!!!<br />
<br />
<br />
SAPA YANG PUNYA GAMBAR/FOTO MAS DHANI PAKE BLANGKON??????<br />
MINTA!!!!!!<br />
BUTUH CEPAT......<br />
DI BANTU YA!!!!!<br />
THANKS]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[..::Happy Birthday DEWA 19...!!! 22th Anniversary!!!::..]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8925</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 02:31:41 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8925</guid>
			<description><![CDATA[Congratulations DEWA 19, 22th Anniversary!!!<br />
<br />
26 Agustus 1986 - 26 Agustus 2008<br />
<br />
Semoga tetap menjadi Band no.1 di Indonesia, tetap solid, dan semoga diberikan umur yang panjang....Tiup lilinnya... Tiup lilinnya... Tiup lilinnya... Sekarang juga... Sekarang Juga... Sekarang juga...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Congratulations DEWA 19, 22th Anniversary!!!<br />
<br />
26 Agustus 1986 - 26 Agustus 2008<br />
<br />
Semoga tetap menjadi Band no.1 di Indonesia, tetap solid, dan semoga diberikan umur yang panjang....Tiup lilinnya... Tiup lilinnya... Tiup lilinnya... Sekarang juga... Sekarang Juga... Sekarang juga...]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[lagu nasional]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8923</link>
			<pubDate>Tue, 26 Aug 2008 01:41:44 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8923</guid>
			<description><![CDATA[Memperingati ulang tahun yang ke 63, menurut kalian lagu apa yang cocok dijadikan "lagu nasional"? Kenyataan dalam dunia fantasi, Distorsi, Perempuan paling cantik di negeriku Indonesia, atau apa hayo?........]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Memperingati ulang tahun yang ke 63, menurut kalian lagu apa yang cocok dijadikan "lagu nasional"? Kenyataan dalam dunia fantasi, Distorsi, Perempuan paling cantik di negeriku Indonesia, atau apa hayo?........]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Kritik Terhadap Kritikus Ahmad Dhani]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8922</link>
			<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 22:27:51 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8922</guid>
			<description><![CDATA[Kritik Terhadap Kritikus Ahmad Dhani<br />
April 12, 2008 at 2:15 am | In sekedar | <br />
Tags: ahmad dhani, dewa 19<br />
Seni itu soal selera. Seorang musikus avant-garde bisa saja mencerca semua musik yang ada di dunia sebagai “dangkal” dan “tidak original”. Pada saat yang sama, orang kebanyakan juga bisa mencerca orang itu – katakanlah lulusan IKJ, ISI, atau sekolah musik bergengsi di Eropa sana — sebagai megalomaniak kesepian yang kerjanya beronani dalam berkesenian. <br />
Seniman juga tidak pernah lepas dari kontroversi. Beethoven, misalnya, adalah seorang komposer yang sangat emosional dan tidak setia pada perkawinannya. Wagner, komposer gila ini juga punya kontroversi; cinta segitiga antara dirinya, istrinya Cosima dan Nietzsche! Bapak gitar dunia, Andre Segovia, tidak pernah mau mengakui virtuositas komposer asal Paraguay, Agustin Barrios Mangore, itu melebihi Franceso Tarrega, meskipun murid terbaik Segovia, John William, berpendapat sebaliknya.<br />
Kata Jubing Kristianto, gitaris lokal kita, Segovia [asli Spanyol, asli Kaukasian] mungkin sombong karena Barrios dari negara pos-kolonial. Tidak semua orang suka Segovia. Meskipun ia disebut sebagai bapak gitar karena telah memberi instrumen kelas dua itu tempat layak dalam ranah musik klasik, banyak gitaris sekarang yang mengatakan bahwa permainan gitarnya “buruk”, apalagi kalo dibandingkan murid-muridnya. Tentu gitaris ortodoks yang memuja Segovia akan protes, “anda tidak punya otoritas untuk mengkritik sang maestro!” Musik memang bukan sepak bola, tapi siapapun berhak mengkritik.<br />
Kalo mengkritik Ahmad Dhani? Apalagi cuma Ahmad Dhani, Segovia aja dikritik. Tapi sayang, kritik terhadap karya Ahmad Dhani tidak lebih dari komentar sinis dari mereka yang merasa terganggu dengan tabiatnya. Prihatin, karena pada akhirnya yang muncul adalah arogansi kritikus Dhani [yang lebih kronik dari Dhani!!] dan, yang paling menyedihkan, keengganan untuk menghargai musisi lokal. Dhani biasa disebut plagiator. Ada beberapa hal yang perlu dicatat [gak pede untuk menggunakan kata ‘diluruskan’] tentang tuduhan ini.<br />
Tentang Plagiat<br />
Kata kamus Encarta, “plagiarism” adalah, “copy something from other person’s work: to copy another person’s idea or written work and CLAIM IT AS ORIGINAL.” Kalo kata Webster, “plagiarism” adalah “to steal and pass off (the ideas or words of another) as one’s own : use (another’s production) WITHOUT CREDITING THE SOURCE. (Kapitalisasi dari saya.)<br />
Apakah Dhani plagiat? Untuk membuktikan seseorang plagiat tidak mudah karena anda harus mengkonfirmasi si seniman apakah dia mengaku-ngaku bahwa karyanya 100 persen original atau tidak, atau apakah ia menyebut sumber dari lirik atau nada yang anda tuduh diplagiat oleh si seniman itu.<br />
Orijinalitas itu barang langka apalagi dalam budaya pop. Eklektikisme yang berlaku. Saya pernah berbincang dengan Paul Van Dyke, musikus elektronik yang suka “memberi nyawa baru pada musik-musik orang lain”. Dia sangat “humble”, tetapi percaya diri bahwa ngeDJ itu juga seni dan tentunya merasa bahwa ada orijinalitas di situ.<br />
Kritikus Dhani biasanya berangkat dari asumsi bahwa Dhani mengakui karyanya 100 persen original, asli dari “inner imagination” dia. Ini kesalahan mereka. Dari awal, Dhani sudah menunjukkan kecenderungan dia pada Queen, U2, Toto atau The Beatles – yang semuanya juga tidak suci dari inspirasi band-band/musik/musisi pendahulu mereka.<br />
Ketika mendengar lagu “Sembilan Hari” dari album Format Masa depan, saya tahu itu pasti terinspirasi dari lagu “Long Away” dari album A Day at the Races. Kalo saya tanya langsung ke Dhani apakah benar begitu, lalu dia bilang “gak kok, itu asli 100 persen original”. Dia seorang plagiat. Tapi kan Dhani sering banget bikin tribute untuk Queen dan albumnya terpampang foto Queen. Bisa dibilang dia sudah mengakui inspirasi itu, meski tidak harus secara verbal. Kasusnya beda ama Melly yang mengaku belum pernah mendengar “Liebesleid” (‘The Sadness of Love’) karya Kreisler yang melodinya sama banget sama reff lagu “Ada Apa Dengan Cinta”. <br />
Meminjam dan Mencuri<br />
Harus dibedakan antara “borrowing” dan “stealing” seperti kita membedakan “breaking” dan “entering”.<br />
Anda bertanya, adakah orijinalitas dalam karya-karya Dhani? Nah pertanyaan ini sebenarnya sulit dijawab, karena sangat tergantung pada wawasan musik seseorang. Seperti kata Ananda Sukarlan, yang mengutip Stravinsky, “good composers don’t borrow, they steal.” Ananda bilang bahwa Rapsodia Nusantara No. 1 (dia klaim sebagai karya dia) itu merupakan lagu yang terinspirasi dari lagu Kicir-kicir dan Si Jali-Jali. Pada beberapa bagian, melodinya sama persis. Franz Liszt juga bikin Hungarian Rhapsody yang terpengaruh lagu Rakyat Polandia.<br />
Dalam hal ini, Dhani, Ananda atau Franz Liszt itu “meminjam”, karena memang ketahuan jelas banget. Tetapi bukan berarti karya mereka tidak original sama sekali atau mereka plagiat! Mungkin ada yang mereka curi, tetapi kita tidak tahu. Itu rahasia komposer dan penulis lagu.<br />
Ada beberapa lagu Dhani yang terdengar sangat original [misalnya Kuldesak atau Kasidah Cinta], tapi saya menduga pasti ada inspirasinya. Tapi wawasan musik saya tidak seluas Dhani. As a pop-rock song writer, Dhani is quite erudite. I sense ingenuity in his music, in the way he mystically and aesthetically mixed Led Zeppelin and the Great Sufis of Islam. Tapi ini soal selera, anda tentu boleh bilang musik Dhani basi, katrok atau kacangan. You have the civil and aesthetical rights to express your judgment.<br />
Eh, kalo mencela Dhani? Yah, terserah. Mau bilang dia berengsek, arogan, megalomaniak, bengal, gila, imbecile, it’s none of my business. Itu semua bersifat slanderous dan, seperti yang suka dikatakan ahli debat di blogosphere, ad hominem. Bukan untuk diperdebatkan. Tapi bisa dibawa ke pengadilan [oleh Dhani dan Front Pembela Ahmad Dhani yang fanatik. Hehe…].]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Kritik Terhadap Kritikus Ahmad Dhani<br />
April 12, 2008 at 2:15 am | In sekedar | <br />
Tags: ahmad dhani, dewa 19<br />
Seni itu soal selera. Seorang musikus avant-garde bisa saja mencerca semua musik yang ada di dunia sebagai “dangkal” dan “tidak original”. Pada saat yang sama, orang kebanyakan juga bisa mencerca orang itu – katakanlah lulusan IKJ, ISI, atau sekolah musik bergengsi di Eropa sana — sebagai megalomaniak kesepian yang kerjanya beronani dalam berkesenian. <br />
Seniman juga tidak pernah lepas dari kontroversi. Beethoven, misalnya, adalah seorang komposer yang sangat emosional dan tidak setia pada perkawinannya. Wagner, komposer gila ini juga punya kontroversi; cinta segitiga antara dirinya, istrinya Cosima dan Nietzsche! Bapak gitar dunia, Andre Segovia, tidak pernah mau mengakui virtuositas komposer asal Paraguay, Agustin Barrios Mangore, itu melebihi Franceso Tarrega, meskipun murid terbaik Segovia, John William, berpendapat sebaliknya.<br />
Kata Jubing Kristianto, gitaris lokal kita, Segovia [asli Spanyol, asli Kaukasian] mungkin sombong karena Barrios dari negara pos-kolonial. Tidak semua orang suka Segovia. Meskipun ia disebut sebagai bapak gitar karena telah memberi instrumen kelas dua itu tempat layak dalam ranah musik klasik, banyak gitaris sekarang yang mengatakan bahwa permainan gitarnya “buruk”, apalagi kalo dibandingkan murid-muridnya. Tentu gitaris ortodoks yang memuja Segovia akan protes, “anda tidak punya otoritas untuk mengkritik sang maestro!” Musik memang bukan sepak bola, tapi siapapun berhak mengkritik.<br />
Kalo mengkritik Ahmad Dhani? Apalagi cuma Ahmad Dhani, Segovia aja dikritik. Tapi sayang, kritik terhadap karya Ahmad Dhani tidak lebih dari komentar sinis dari mereka yang merasa terganggu dengan tabiatnya. Prihatin, karena pada akhirnya yang muncul adalah arogansi kritikus Dhani [yang lebih kronik dari Dhani!!] dan, yang paling menyedihkan, keengganan untuk menghargai musisi lokal. Dhani biasa disebut plagiator. Ada beberapa hal yang perlu dicatat [gak pede untuk menggunakan kata ‘diluruskan’] tentang tuduhan ini.<br />
Tentang Plagiat<br />
Kata kamus Encarta, “plagiarism” adalah, “copy something from other person’s work: to copy another person’s idea or written work and CLAIM IT AS ORIGINAL.” Kalo kata Webster, “plagiarism” adalah “to steal and pass off (the ideas or words of another) as one’s own : use (another’s production) WITHOUT CREDITING THE SOURCE. (Kapitalisasi dari saya.)<br />
Apakah Dhani plagiat? Untuk membuktikan seseorang plagiat tidak mudah karena anda harus mengkonfirmasi si seniman apakah dia mengaku-ngaku bahwa karyanya 100 persen original atau tidak, atau apakah ia menyebut sumber dari lirik atau nada yang anda tuduh diplagiat oleh si seniman itu.<br />
Orijinalitas itu barang langka apalagi dalam budaya pop. Eklektikisme yang berlaku. Saya pernah berbincang dengan Paul Van Dyke, musikus elektronik yang suka “memberi nyawa baru pada musik-musik orang lain”. Dia sangat “humble”, tetapi percaya diri bahwa ngeDJ itu juga seni dan tentunya merasa bahwa ada orijinalitas di situ.<br />
Kritikus Dhani biasanya berangkat dari asumsi bahwa Dhani mengakui karyanya 100 persen original, asli dari “inner imagination” dia. Ini kesalahan mereka. Dari awal, Dhani sudah menunjukkan kecenderungan dia pada Queen, U2, Toto atau The Beatles – yang semuanya juga tidak suci dari inspirasi band-band/musik/musisi pendahulu mereka.<br />
Ketika mendengar lagu “Sembilan Hari” dari album Format Masa depan, saya tahu itu pasti terinspirasi dari lagu “Long Away” dari album A Day at the Races. Kalo saya tanya langsung ke Dhani apakah benar begitu, lalu dia bilang “gak kok, itu asli 100 persen original”. Dia seorang plagiat. Tapi kan Dhani sering banget bikin tribute untuk Queen dan albumnya terpampang foto Queen. Bisa dibilang dia sudah mengakui inspirasi itu, meski tidak harus secara verbal. Kasusnya beda ama Melly yang mengaku belum pernah mendengar “Liebesleid” (‘The Sadness of Love’) karya Kreisler yang melodinya sama banget sama reff lagu “Ada Apa Dengan Cinta”. <br />
Meminjam dan Mencuri<br />
Harus dibedakan antara “borrowing” dan “stealing” seperti kita membedakan “breaking” dan “entering”.<br />
Anda bertanya, adakah orijinalitas dalam karya-karya Dhani? Nah pertanyaan ini sebenarnya sulit dijawab, karena sangat tergantung pada wawasan musik seseorang. Seperti kata Ananda Sukarlan, yang mengutip Stravinsky, “good composers don’t borrow, they steal.” Ananda bilang bahwa Rapsodia Nusantara No. 1 (dia klaim sebagai karya dia) itu merupakan lagu yang terinspirasi dari lagu Kicir-kicir dan Si Jali-Jali. Pada beberapa bagian, melodinya sama persis. Franz Liszt juga bikin Hungarian Rhapsody yang terpengaruh lagu Rakyat Polandia.<br />
Dalam hal ini, Dhani, Ananda atau Franz Liszt itu “meminjam”, karena memang ketahuan jelas banget. Tetapi bukan berarti karya mereka tidak original sama sekali atau mereka plagiat! Mungkin ada yang mereka curi, tetapi kita tidak tahu. Itu rahasia komposer dan penulis lagu.<br />
Ada beberapa lagu Dhani yang terdengar sangat original [misalnya Kuldesak atau Kasidah Cinta], tapi saya menduga pasti ada inspirasinya. Tapi wawasan musik saya tidak seluas Dhani. As a pop-rock song writer, Dhani is quite erudite. I sense ingenuity in his music, in the way he mystically and aesthetically mixed Led Zeppelin and the Great Sufis of Islam. Tapi ini soal selera, anda tentu boleh bilang musik Dhani basi, katrok atau kacangan. You have the civil and aesthetical rights to express your judgment.<br />
Eh, kalo mencela Dhani? Yah, terserah. Mau bilang dia berengsek, arogan, megalomaniak, bengal, gila, imbecile, it’s none of my business. Itu semua bersifat slanderous dan, seperti yang suka dikatakan ahli debat di blogosphere, ad hominem. Bukan untuk diperdebatkan. Tapi bisa dibawa ke pengadilan [oleh Dhani dan Front Pembela Ahmad Dhani yang fanatik. Hehe…].]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Selamat menjalankan ibadah puasa.]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8921</link>
			<pubDate>Mon, 25 Aug 2008 20:23:57 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8921</guid>
			<description><![CDATA[Dear All.<br />
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yg menjalankan. Buat Dani, baladeawa, RCM , dan maia......<br />
smoga  lewat puasa ini ada perncerahan yg hakiki. Amin.<br />
<br />
Kapan yah puasa?? aku dengar2 sih akhir bulan ini khan???sorry nih aq dinegara komunis, jd ngak ada brita soal puasa.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Dear All.<br />
Selamat menjalankan ibadah puasa bagi yg menjalankan. Buat Dani, baladeawa, RCM , dan maia......<br />
smoga  lewat puasa ini ada perncerahan yg hakiki. Amin.<br />
<br />
Kapan yah puasa?? aku dengar2 sih akhir bulan ini khan???sorry nih aq dinegara komunis, jd ngak ada brita soal puasa.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[SCTV AWARDS 2008]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8919</link>
			<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 23:21:28 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8919</guid>
			<description><![CDATA[Artis2 REPUBLIK CINTA MANAGEMENT akan tampil dalam acara SCTV AWARDS tanggal 29 agustus jam 20.30]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Artis2 REPUBLIK CINTA MANAGEMENT akan tampil dalam acara SCTV AWARDS tanggal 29 agustus jam 20.30]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Explorasi bass Mr. Yuke dunk..!]]></title>
			<link>http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8918</link>
			<pubDate>Sun, 24 Aug 2008 13:55:30 -0500</pubDate>
			<guid isPermaLink="false">http://www.dewa19.com/forums/showthread.php?tid=8918</guid>
			<description><![CDATA[hallo bos..  sejak yuke gabung , yakin deh g klo permainan bass nya <br />
yuke blm di eksplorasi pull..! yg dominan always andra  . next album DEWA yg ga tau tuh kpn keluar, jgn ampe taon "mpok nuri" br klr tuh album, ksh mr.Yuke chance 4 his talent. if bad, kick him ass out   th_x]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[hallo bos..  sejak yuke gabung , yakin deh g klo permainan bass nya <br />
yuke blm di eksplorasi pull..! yg dominan always andra  . next album DEWA yg ga tau tuh kpn keluar, jgn ampe taon "mpok nuri" br klr tuh album, ksh mr.Yuke chance 4 his talent. if bad, kick him ass out   th_x]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>